TUBO - BURUNG GARUDA
Oleh: Nason Pigai
TUBO - BURUNG GARUDA
(Penghadir sakit hati, air mata & duka)
Menurut cerita nyata dari leluhur TUBO atau BURUNG GARUDA adalah burung pencuri dan pemakan manusia.
CERITANYA BANYAK KALI TERJADI : Ketika suami dan istri sedang sibuk kerja di ladang, anaknya yang sudah tidur dan digantung di pagar di kebun diangkat dengan noken oleh TUBO ke pohon yang tinggi untuk dicabik dan dimakannya.
Setelah selesai kerja kebun istrinya pergi ke tempat yang digantung untuk menyusui anaknya, ternyata anaknya sudah tidak ada dengan nokennya.
Peristiwa itu sang istri sampaikan kepada suaminya. Suami dan istri mencari si anak dalam noken itu dengan penuh curiga anaknya pasti diangkat oleh TUBO, ternyata benar anaknya sedang nangis menjerit di pohon yang tinggi karena tubuhnya yang tidak salah (polos) dicabik dan dimakan TUBO dengan enteng sambil dicengkram erat dengan kukunya yang panjang dan tajam itu.
Suami dan istri pasrah saja, karena tidak bisa buat apa2 kepada buah hatinya. Yang dituai hanyalah sakit hati, deraian air mata dan duka.
Itulah fenomena hidup yang dituai orang Papua hari ini, yakni SAKIT HATI, DERAIAN AIR MATA & DUKA atas kematian orang Papua pada tiap hari dengan multi sebab bersama bangsa Melayu BERNALURI BINATANG yang tidak tahu menghargai martabat hidup bangsa lain dalam negara yang berlambang TUBO ATAU BURUNG GARUDA yang berkarakter pencuri dan pemakan manusia itu.

Post a Comment