Header Ads

test

Islam dan Pembebasan Papua

 

(Pic: Cover Buku, Ismail Asso)

By: Erwin Chuan

Islam ketika di turunkan dalam konteks zamannya,  Islam pada dasarnya adalah gerakan spiritual, budaya, politik, serta sistem ekonomi alternatif, baca (Islam kiri).


Alternatif terhadap sistem dan budaya pada waktu itu yg tengah dehumanisasi, Selain itu, Islam juga di bawah oleh nabi Muhammad Saw sebagai jalan pembebasan bagi kaum tertindas, namun,  semangat alternatif Islam  sebagai jalan pembebasan bagi kaum tertindas itu tak lagi mampu bertahan lama hingga ia mengalami pasang surut sampai akhirnya kini sulit  mempertahankan wataknya sbg gerakan alternatif untuk membebaskan kaum tertindas. 


masyarakat Islam kini justru  menjadi pihak yang di soroti saat membicarakan proses dehumanisasi/ ketidakadilan dll,  ini juga  terjadi di Papua, sangat nampak, misalnya, di Papua, tak jarang umat Islam Papua menjadikan Islam sebagai jalan alternatif untuk membebaskan manusia dari proses dehumanisasi, penindasan, seperti semangat Islam pada jaman nabi Muhammad Saw,  Umat Islam Papua kini justru cendrung diam seakan menjadi penonton alias tak ingin mengambil resiko, tidak seperti  umat lain yang selalu aktif menyuarakan kebenaran, ketidakadilan, proses dehumanisasi yang tengah terjadi di Papua, padahal, esensi Daripada Islam itu sendiri sesungguhnya adalah membebaskan manusia dari segala bentuk penjajahan..... (Masih berlanjut)

No comments